AMBON, KAKEHANG – Menyongsong momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026, PT Bank Maluku dan Maluku Utara (Bank Maluku Malut) kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan praktik perbankan yang sehat melalui penguatan Good Corporate Governance (GCG) atau Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Dalam upaya tersebut, manajemen Bank Maluku Malut memandang pers bukan sekadar saluran informasi, melainkan mitra strategis sekaligus pilar keempat demokrasi yang krusial bagi keberlangsungan industri perbankan daerah.
Direktur Utama Bank Maluku Malut, Syahrisal Imbar, dalam keterangannya menyampaikan bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah fondasi utama yang dibangun perseroan untuk menjaga kepercayaan nasabah dan pemegang saham. Menurutnya, kehadiran pers yang kritis, objektif, dan profesional sangat membantu bank dalam melakukan fungsi kontrol sosial serta mengedukasi masyarakat mengenai literasi keuangan.
Pers Sebagai Pilar Demokrasi dan Kontrol Sosial
“Kami menyadari sepenuhnya bahwa pers memiliki peran vital sebagai pilar demokrasi. Di era digital saat ini, fungsi pers sebagai penyaji informasi yang akurat menjadi penangkal utama terhadap penyebaran berita bohong (hoax) yang dapat merusak stabilitas ekonomi dan citra lembaga perbankan,” ujar Syahrisal.
Ia menambahkan bahwa Bank Maluku Malut secara konsisten membuka ruang komunikasi bagi awak media untuk mengakses informasi terkait capaian kinerja perusahaan, inovasi layanan, hingga program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Hal ini dilakukan demi memastikan publik mendapatkan informasi yang berimbang dan tepercaya.
Komitmen Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG)
Lebih lanjut, manajemen Bank Maluku Malut menekankan bahwa penerapan GCG bukan sekadar pemenuhan regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melainkan budaya kerja yang mendarah daging di setiap lini organisasi. Dengan tata kelola yang baik, bank dapat memitigasi risiko, meningkatkan efisiensi operasional, dan memberikan nilai tambah bagi daerah.
“Kerja sama yang sehat dengan pers adalah bagian dari implementasi GCG. Kami ingin publik melihat bahwa Bank Maluku Malut dikelola dengan standar integritas yang tinggi. Pers membantu kami menyuarakan komitmen tersebut kepada masyarakat luas,” tegasnya.
Sinergi untuk Pembangunan Daerah
Selain fungsi kontrol, Bank Maluku Malut juga mendorong pers untuk menjadi mitra dalam mempromosikan potensi ekonomi di wilayah Maluku dan Maluku Utara. Sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), sinergi antara perbankan dan media diharapkan dapat mempercepat akselerasi pembangunan ekonomi daerah melalui penyebaran berita mengenai pemberdayaan UMKM, digitalisasi perbankan, dan kemudahan akses kredit bagi masyarakat kecil.
Memasuki tahun 2026, Bank Maluku Malut berharap hubungan kemitraan dengan insan pers dapat terus ditingkatkan melalui berbagai program kolaborasi, seperti diskusi publik, pelatihan literasi keuangan bagi jurnalis, hingga keterbukaan akses informasi yang lebih luas.
“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Mari kita terus bersinergi, bergerak bersama untuk Maluku dan Maluku Utara yang lebih maju melalui informasi yang mencerahkan dan tata kelola yang akuntabel,” tutup Syahrisal.













