KAKEHANG | AMBON — Semangat menjaga lingkungan hidup digaungkan dari halaman sekolah. Puluhan siswa kelas XII SMA Negeri 1 Ambon menggelar kampanye peduli sampah di SD Negeri 4 Ambon, menghadirkan edukasi sederhana namun bermakna bagi para siswa sekolah dasar.
Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi antargenerasi pelajar dalam menanamkan kesadaran bahwa kebersihan adalah bagian dari karakter.
Edukasi Lewat Aksi Nyata
Kepala SD Negeri 4 Ambon, M.J. Wenno, menilai kunjungan tersebut sebagai bentuk pembelajaran sosial yang positif. Ia menegaskan bahwa pembiasaan menjaga kebersihan harus dimulai sejak usia dini.
Menurutnya, lingkungan sekolah yang bersih bukan hanya menciptakan kenyamanan belajar, tetapi juga membangun disiplin dan rasa tanggung jawab pada diri siswa.
“Sekolah adalah tempat membentuk kebiasaan. Kalau anak-anak dibiasakan peduli lingkungan sejak sekarang, ke depan mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih tertib dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Pesan dari Kakak-Kakak SMA
Ketua Kelompok 6 Kelas XII F3 SMA Negeri 1 Ambon, Putra Domlai, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang agar adik-adik SD memahami dampak sampah secara langsung.
Ia menjelaskan, edukasi dilakukan melalui dialog interaktif, contoh nyata, serta ajakan sederhana seperti memilah sampah dan membuang pada tempatnya.
“Kami ingin adik-adik tahu bahwa menjaga kebersihan itu bukan tugas petugas kebersihan saja, tetapi tanggung jawab kita semua,” ungkapnya.
Membangun Budaya Bersih dari Sekolah
Gerakan ini menjadi gambaran bahwa perubahan bisa dimulai dari ruang kelas dan halaman sekolah. Di tengah tantangan pengelolaan sampah di Kota Ambon, inisiatif pelajar seperti ini memberi harapan bahwa kesadaran lingkungan terus tumbuh.
Kolaborasi lintas sekolah ini sekaligus menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tentang capaian akademik, tetapi juga tentang membentuk generasi yang peduli, sadar lingkungan, dan siap menjaga masa depan kotanya.













