KAKEHANG.COM, Ambon, 3 Desember 2025 — Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Maluku Tahun 2025 resmi dibuka di Lantai 2 Swiss-Belhotel Ambon, Rabu malam. Acara yang berlangsung khidmat dan meriah itu dihadiri langsung oleh jajaran Dewan Pimpinan Pusat PKB, pengurus DPW dan DPC se-Maluku, para kepala daerah, tokoh agama, pimpinan partai politik, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen masyarakat.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua DPW PKB Maluku, “Basri Damis, S.H.”, yang menegaskan pentingnya Muswil sebagai ruang konsolidasi dan perumusan arah perjuangan PKB ke depan. Dalam sambutannya, ia juga menyoroti isu-isu strategis Maluku, terutama terkait pengelolaan sumber daya alam seperti Blok Masela, Blok Seram, tambang di Buru dan Seram Barat, serta sektor perikanan yang dinilai belum dimaksimalkan.
“Maluku ini kaya raya. Kita punya dua blok migas, potensi tambang, dan laut yang melimpah. Kalau dikelola dengan baik, Maluku akan maju, mandiri, dan sejahtera,” tegas Basri.
Sementara itu, sambutan Pemerintah Provinsi Maluku disampaikan oleh PLH Sekretaris Daerah Maluku, “Kasrul Selang, ST., MT.” yang hadir mewakili Gubernur. Ia mengapresiasi pelaksanaan Muswil sebagai bentuk penyegaran organisasi dan konsolidasi internal PKB dalam memperkuat peran politiknya.
“Muswil ini bukan hanya memilih pemimpin baru, tetapi momentum untuk memperkuat kontribusi PKB dalam pembangunan daerah. Sinergitas parpol dengan pemerintah, ini sangat penting untuk percepatan pembangunan Maluku,” ujarnya.
Puncak acara adalah sambutan dari Wakil Ketua DPP PKB dan Ketua Komisi VI DPR RI, “Dr. Hj. Anggia Ermarini, MKM”, yang sekaligus membuka Muswil secara resmi. Ia menyampaikan salam dari Ketua Umum PKB “Abdul Muhaimin Iskandar”, serta menekankan pentingnya kader PKB hadir sebagai solusi bagi kebutuhan masyarakat.
Anggia juga menyoroti persoalan ekonomi kerakyatan, khususnya terkait sektor perikanan, yang menurutnya ironis ketika nelayan menjual ikan untuk kemudian membeli makanan instan.
“Ini bukan hanya soal kebiasaan makan, tapi soal kebijakan politik. PKB harus hadir mengisi ruang-ruang kebijakan untuk menjawab kebutuhan rakyat,” tegasnya.
Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan tifa oleh Dr. Anggia Ermarini didampingi pejabat daerah, pengurus DPW PKB Maluku, serta panitia pelaksana. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh tamu kehormatan dan peserta musyawarah.
Muswil PKB Maluku 2025 dijadwalkan akan menghasilkan program kerja lima tahun ke depan serta menetapkan struktur kepengurusan baru DPW PKB Maluku periode 2026–2031. *.













