KAKEHANG.COM, – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena melakukan peninjauan lapangan ke kawasan Hunuth-Durian Patah, Kamis 15 Januari 2026. Agenda ini bertujuan memastikan kesiapan pembangunan rumah bagi warga dan pos keamanan di wilayah tersebut.
Kegiatan peninjauan menjadi langkah awal pemerintah untuk mempercepat pemulihan kawasan Hunuth/DP melalui penyediaan hunian layak dan penguatan sistem keamanan lingkungan.
Turut mendampingi dalam peninjauan, Mantan Wali Kota Ambon Jop Papilaya, Pj Sekretaris Kota Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon, Waka Polresta Pulau Ambon dan PP Lease, Kadis PUPR Kota Ambon, Kabag Protokol Pemkot Ambon, serta Kadis Perkim Kota Ambon.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam keterangannya menyebut pembangunan di Hunuth/DP adalah prioritas pemerintah untuk mengembalikan fungsi sosial dan keamanan kawasan. Ia meminta seluruh pihak bekerja cepat tanpa mengabaikan kualitas.
“Kita ingin warga segera merasa aman dan nyaman di tempat tinggalnya. Pembangunan ini harus jadi bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujar Hendrik.
Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menambahkan, proyek ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascakonflik yang melibatkan kolaborasi semua pihak. Menurutnya, pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan penguatan hubungan sosial warga.
“Rumah dan pos keamanan ini penting, tapi yang lebih penting adalah membangun kembali rasa aman dan kebersamaan. Pemerintah Kota Ambon akan memastikan prosesnya berjalan lancar,” kata Bodewin.
Kadis PUPR Kota Ambon melaporkan bahwa persiapan teknis di lapangan sudah mencapai tahap akhir, tinggal menunggu instruksi pelaksanaan. Sementara Kadis Perkim menegaskan desain hunian akan memperhatikan aspek kenyamanan dan kebutuhan keluarga.
Waka Polresta Pulau Ambon dan PP Lease menyampaikan dukungan penuh dari pihak kepolisian untuk menjaga kondusivitas selama pembangunan berlangsung. Pos keamanan yang akan dibangun diharapkan mampu menjadi pusat pelayanan dan pengawasan wilayah.
Ketua DPRD Kota Ambon yang hadir menyatakan siap mengawal anggaran dan proses pengawasan di lapangan agar proyek berjalan transparan dan akuntabel.
Warga menyambut baik peninjauan ini dan berharap pembangunan segera dimulai agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal. *(













