Wali Kota Ambon Hadiri ANZAC Day ke-111 di Taman Makam Australia Tantui, Kenang Pengorbanan untuk Perdamaian Dunia

KAKEHANG.COM, – Kota Ambon kembali menjadi saksi peringatan lintas bangsa. Sabtu, 25 April 2026, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menghadiri upacara peringatan ANZAC Day ke-111 yang berlangsung khidmat di Taman Makam Australia, Tantui.

ANZAC Day diperingati setiap tanggal 25 April sebagai hari nasional Australia dan Selandia Baru untuk menghormati prajurit Australian and New Zealand Army Corps yang gugur dalam Perang Dunia I. Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga perdamaian dunia.

Mengenang 111 Tahun Sejarah ANZAC

Sejarah ANZAC Day bermula pada 25 April 1915, ketika pasukan ANZAC mendarat di Gallipoli, Turki, dalam Perang Dunia I. Ribuan prajurit gugur dalam pertempuran tersebut, dan sejak saat itu tanggal tersebut diperingati sebagai hari penghormatan bagi seluruh prajurit yang telah berkorban demi perdamaian.

Tradisi peringatan ANZAC Day biasanya diawali dengan ibadah subuh atau _Dawn Service_ yang berlangsung dalam keheningan, dilanjutkan dengan pawai para veteran atau _Marches_, serta prosesi peletakan karangan bunga di monumen dan makam prajurit.

Tahun ini, rentang waktu 25 April 1915 – 25 April 2026” menandai 111 tahun pengorbanan yang terus dikenang oleh dua bangsa sahabat, Australia dan Selandia Baru.

Ambon, Saksi Sejarah dan Persahabatan

Pilihan lokasi peringatan di Taman Makam Australia Tantui bukan tanpa alasan. Ambon memiliki ikatan sejarah dengan pasukan ANZAC sejak Perang Dunia II. Pada 1942, Ambon menjadi salah satu medan pertempuran antara pasukan Sekutu, yang sebagian besar terdiri dari prajurit Australia, melawan Jepang.

Ratusan prajurit Australia gugur dan dimakamkan di taman makam ini. Sejak itu, Tantui menjadi tempat ziarah bagi keluarga veteran, diplomat, dan pejabat dari Australia dan Selandia Baru. Setiap 25 April, upacara resmi digelar sebagai bentuk penghormatan.

Upacara dimulai sejak fajar dengan _Dawn Service_. Keheningan menyelimuti taman makam saat mengheningkan cipta selama satu menit, diikuti pembacaan doa lintas agama dan lagu kebangsaan ketiga negara.

Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena yang hadir mewakili pemerintah kota menyampaikan rasa hormat atas pengorbanan para prajurit ANZAC.

“Hari ini kita mengenang mereka yang telah gugur demi perdamaian. Kehadiran kita di sini bukan hanya untuk mengenang, tetapi juga untuk menegaskan kembali komitmen menjaga perdamaian dan persahabatan antar bangsa,” ujar Bodewin.

Peringatan yang Menguatkan Hubungan Dua Bangsa

Konsul Kehormatan Australia untuk Maluku yang turut hadir menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Ambon dalam merawat situs sejarah dan memfasilitasi peringatan setiap tahunnya.

“Ambon selalu menjadi rumah kedua bagi keluarga veteran Australia dan Selandia Baru. Kerja sama yang baik ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kemanusiaan dan penghormatan tidak mengenal batas negara,” katanya.

Bodewin menegaskan, peringatan ANZAC Day di Ambon bukan sekadar seremoni. Momen ini menjadi ruang untuk memperkuat hubungan diplomatik, budaya, dan pendidikan antara Indonesia, Australia, dan Selandia Baru.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan sejarah sebagai pelajaran bagi generasi muda. Menurutnya, situs seperti Taman Makam Australia dapat menjadi tempat edukasi tentang nilai kemanusiaan, pengorbanan, dan pentingnya menjaga perdamaian.

“Ambon pernah merasakan pahitnya perang. Karena itu, kami memahami betul betapa berharganya perdamaian. Tugas kita adalah memastikan generasi berikutnya tidak melupakan itu,” tegasnya.

Komitmen Menjaga Perdamaian

Upacara ditutup dengan prosesi peletakan karangan bunga oleh perwakilan Kedutaan Besar Australia, Selandia Baru, Pemerintah Kota Ambon, TNI, Polri, serta organisasi veteran. Lagu _The Last Post_ menggema, diikuti keheningan panjang sebelum ditutup dengan lagu _Rouse_.

Bagi keluarga veteran yang datang dari jauh, momen ini menjadi cara untuk mengenang kembali pengorbanan keluarga mereka. Bagi masyarakat Ambon, ini adalah pengingat bahwa kota mereka pernah menjadi bagian dari sejarah dunia dan menjadi jembatan persahabatan antar bangsa.

Pemerintah Kota Ambon menyatakan komitmen untuk terus mendukung kelancaran peringatan ANZAC Day setiap tahun. Bodewin berharap hubungan baik yang sudah terjalin dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas, terutama dalam bidang pendidikan, pariwisata sejarah, dan pertukaran budaya.

“Selamat memperingati ANZAC Day ke-111. Semoga semangat pengorbanan dan persahabatan yang diwariskan para prajurit terus hidup dan menginspirasi kita semua untuk menjaga perdamaian dunia,” tutup Bodewin.

Dengan semangat penghormatan dan persahabatan, peringatan ANZAC Day ke-111 di Ambon menjadi pengingat bahwa perdamaian adalah warisan yang harus dijaga bersama. *(

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *