Wali Kota Ambon Hadiri Puncak HUT ke-93 AMGPM, Tekankan Peran Pemuda Gereja sebagai Agen Perubahan

KAKEHANG.COM, Suasana sukacita dan kekhidmatan menyelimuti Gedung Gereja Maranatha Kota Ambon pada Jumat, 27 Maret 2026. Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) merayakan Hari Ulang Tahun ke-93 dengan ibadah syukur yang dihadiri ratusan anggota dan undangan.

Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena hadir langsung dan memberikan sambutan dalam perayaan yang mengusung tema _“Ziarah Profetik AMGPM Menuju 100 Tahun”_ dengan sub tema _“Tekun Melayani Sesuai Kehendak Tuhan”_ [Galatia 6:9].

Turut hadir mantan Ketua MPH Sinode GPM Pdt. Elifas Maispatella, Ketua PB AMGPM Melkianus Sairdeku, Ketua Klasis GPM Kota Ambon Pdt. Rinto Muskita, Kadispra Kota Ambon Richard Luhukay, serta Kabag Protokol Kota Ambon Hendrik Risakotta.

93 Tahun Mengabdi, AMGPM Siap Menuju 100 Tahun

Sejak berdiri pada 27 Maret 1933, AMGPM telah menjadi wadah pembinaan iman, karakter, dan kepemimpinan bagi pemuda GPM di seluruh Maluku. Perjalanan 93 tahun ini diisi dengan berbagai bentuk pelayanan, advokasi sosial, dan pemberdayaan generasi muda.

Tema _“Ziarah Profetik AMGPM Menuju 100 Tahun”_ menjadi penanda bahwa organisasi ini sedang berjalan menuju usia satu abad dengan semangat pembaruan dan keberpihakan pada kebenaran. Sub tema _“Tekun Melayani Sesuai Kehendak Tuhan”_ [Galatia 6:9] menegaskan bahwa pelayanan harus dilakukan dengan konsisten, setia, dan tidak mengenal lelah.

Ketua PB AMGPM Melkianus Sairdeku dalam sambutannya menyampaikan bahwa usia 93 tahun adalah bukti penyertaan Tuhan atas organisasi ini. Ia mengajak seluruh kader AMGPM untuk terus hadir sebagai garam dan terang di tengah masyarakat.

“AMGPM tidak boleh lelah berbuat baik. Kita dipanggil untuk menjadi suara kenabian, menjadi agen perubahan yang membawa damai, keadilan, dan kesejahteraan bagi umat,” ujarnya.

Wali Kota Ambon: Pemuda Gereja Harus Jadi Pelopor Kebaikan

Dalam sambutannya, Wali Kota Bodewin Wattimena menyampaikan selamat HUT ke-93 kepada seluruh keluarga besar AMGPM. Ia mengapresiasi kontribusi AMGPM dalam berbagai program sosial, pendidikan, dan pembinaan kepemudaan di Kota Ambon.

“Pemerintah Kota Ambon memandang AMGPM sebagai mitra strategis. Banyak nilai yang kita junjung bersama, terutama dalam membentuk karakter generasi muda yang beriman, cerdas, dan berkarakter,” ujar Bodewin.

Ia menekankan bahwa pemuda gereja memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan membangun masyarakat. Menurutnya, kehadiran AMGPM harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui aksi nyata di bidang sosial, pendidikan, dan kemanusiaan.

“Di usia 93 tahun, AMGPM harus semakin relevan dengan zaman. Jangan hanya menjadi organisasi ceremonial, tetapi hadir menjawab persoalan nyata masyarakat. Pemerintah Kota Ambon siap mendukung setiap program yang membangun generasi muda,” tegasnya.

Ziarah Profetik, Panggilan untuk Bersuara dan Bertindak

Mantan Ketua MPH Sinode GPM Pdt. Elifas Maispatella dalam khotbahnya mengajak AMGPM untuk terus berjalan dalam ziarah profetik. Menurutnya, ziarah profetik berarti berani menyuarakan kebenaran, membela yang lemah, dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Tekunlah melayani sesuai kehendak Tuhan. Jangan menyerah ketika menghadapi tantangan. Tuhan melihat setiap kerja dan pengorbanan kalian,” pesannya.

Ketua Klasis GPM Kota Ambon Pdt. Rinto Muskita juga mengingatkan bahwa AMGPM adalah masa depan gereja. Ia berharap organisasi ini terus melahirkan pemimpin muda yang berintegritas dan siap melayani di berbagai bidang kehidupan.

Sinergi Pemerintah dan AMGPM untuk Generasi Muda

Kadispra Kota Ambon Richard Luhukay menyampaikan apresiasi atas peran aktif AMGPM dalam pembinaan kepemudaan. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan AMGPM dapat terus diperkuat melalui program-program kepemudaan, olahraga, dan penguatan karakter.

“Kami ingin AMGPM menjadi bagian dari gerakan besar membangun Ambon yang maju dan berdaya saing. Pemerintah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya,” ujarnya.

Ibadah syukur ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun, doa bersama, dan pujian syukur. Suasana kekeluargaan dan semangat kebersamaan terasa kuat di antara seluruh peserta yang hadir.

Menatap 100 Tahun dengan Harapan Baru

Dengan usia yang hampir satu abad, AMGPM menegaskan komitmennya untuk terus menjadi organisasi yang relevan, progresif, dan berpihak pada umat. Tema _“Ziarah Profetik Menuju 100 Tahun”_ menjadi pengingat bahwa perjalanan pelayanan belum selesai.

Wali Kota Bodewin menutup sambutannya dengan pesan yang menginspirasi: “Kamu adalah garam dan terang dunia. Ambon membutuhkan pemuda yang berani, jujur, dan peduli. AMGPM, teruslah menjadi terang itu.”

Melalui peringatan HUT ke-93 ini, AMGPM diharapkan semakin meneguhkan identitasnya sebagai organisasi pemuda gereja yang kritis, solutif, dan setia pada panggilan pelayanan. *(

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *