Walikota Bodewin Wattimena Harap Bunda Guru Harus Jadi Jembatan Aspirasi PGRI dan Guru di Kota Ambon

KAKEHANG.COM, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan pentingnya peran Bunda Guru Kota Ambon sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru.

Hal tersebut disampaikan Bodewin Wattimena dalam sambutannya pada acara pengukuhan Bunda Guru Kota Ambon dan pembukaan Konferensi Kerja I PGRI Kota Ambon, di Hotel Kamari Ambon, Kamis (20/8/2026).

Bodewin menyampaikan ucapan selamat kepada Lisa Wattimena atas pengukuhan sebagai Bunda Guru Kota Ambon. Menurutnya, berbagai peran yang melekat pada istri kepala daerah pada dasarnya memiliki tujuan strategis, yakni menjadi penghubung antara organisasi profesi dengan pemerintah sehingga berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat lebih cepat disampaikan dan ditindaklanjuti.

“Tujuannya agar persoalan-persoalan yang dihadapi PGRI dan guru-guru dapat lebih cepat sampai kepada pemerintah dan segera direspons serta diupayakan penyelesaiannya,” ujar Bodewin.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Ambon berkomitmen membuka akses dan ruang seluas-luasnya bagi organisasi profesi, termasuk PGRI, untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan yang berkaitan dengan pendidikan maupun guru.

Menurut Bodewin, guru memegang peran penting dan strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Karena itu, pemerintah akan terus memperhatikan berbagai persoalan terkait tugas, hak, pemerataan penempatan guru, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik.

Ia meminta Lisa Wattimena bersama PGRI dan seluruh guru di Kota Ambon dapat mengidentifikasi berbagai persoalan mendasar yang perlu dibenahi agar peningkatan mutu pendidikan dan literasi dapat diwujudkan.

“Bunda Guru memiliki tanggung jawab yang besar. Karena itu, mari bersama PGRI dan seluruh guru mengidentifikasi persoalan-persoalan mendasar yang harus diperbaiki dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Ambon,” katanya.

PGRI Diminta Fokus Perjuangkan Kepentingan Profesi

Bodewin juga menekankan bahwa PGRI merupakan organisasi profesi yang memiliki tugas memperjuangkan kepentingan dan hak guru, sekaligus mendorong pembinaan, pengawasan serta peningkatan kualitas tenaga pendidik.

Menurutnya, perjuangan PGRI tidak hanya menyangkut kesejahteraan guru, tetapi juga harus diarahkan pada peningkatan profesionalisme dan kualitas guru karena hal tersebut akan berdampak langsung terhadap mutu pendidikan.

Ia berharap Konferensi Kerja I PGRI Kota Ambon dapat dimanfaatkan sebagai wadah untuk merumuskan program kerja yang mampu memperkuat organisasi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kota Ambon.

Terkait pengembangan karier guru, Bodewin juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon berupaya menerapkan proses yang transparan dan berdasarkan mekanisme. Ia mencontohkan proses seleksi calon kepala sekolah yang harus diikuti sesuai ketentuan agar setiap guru memiliki kesempatan yang sama.

“Kalau mau menjadi kepala sekolah, ikuti proses dan mekanisme yang sudah berlangsung. Kalau semua dilalui dengan baik, pasti ada kesempatan untuk menjadi kepala sekolah,” tegasnya.

Bodewin berharap PGRI dapat terus berbenah secara internal dan membangun kolaborasi dengan pemerintah. Ia juga menyampaikan harapan agar kebijakan pemerintah pusat terkait status dan pengangkatan tenaga PPPK maupun ASN dapat segera memberikan kepastian bagi para guru.

“Pemerintah sudah berusaha menempatkan dirinya pada posisi yang ideal. Karena itu, apa yang bisa kita kerjakan bersama, mari kita lakukan secara kolaboratif,” pungkasnya. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *